HUBUNGAN UNJUK KERJA MESIN PENDINGIN INDUSTRI TERHADAP VARIASI BEBAN PENDINGINAN
EFFECT COOLING LOAD OF PERFORMANCES INDUSTRIAL REFRIGERATOR
Created by :Leng Kim Seng
| Subject: | Beban pendinginan koefisien prestasi |
| Alt. Subject : | REFRIGERATION AND REFRIGERATING MACHINERY |
| Keyword: | Beban Pendinginan Koefisien Prestasi |
Description:
Sistem
pendingin atau teknik refrigerasi merupakan proses pelepasan kalor dari
suatu substansi dengan cara penurunan temperatur dan pemindahan panas
ke substansi lainnya. Penerapan teknik refrigerasi yang terbanyak adalah
refrigerasi industri, yang meliputi pemprosesan, pengawetan makanan,
penyerapan kalor dari bahan-bahan kimia, perminyakan, dan industri
petrokimia. Selain dari itu, terdapat penggunaan khusus seperti pada
industri manufaktur dan konstruksi.
Pengujian diawali dengan pengambilan data. Setelah data diperoleh maka
selanjutnya diolah dan dihitung untuk mendapatkan laju aliran massa, dan
unjuk kerja dari mesin pendingin industri dengan variasi beban
pendinginan.
Hasil perhitungan menunjukkan bahwa untuk beban pendinginan sebesar 0,13
kW mempunyai harga laju aliran massa , ṁ = 0,00241 kg/s, daya kompresi
ideal, Ẇcs = 0,11086 kW, daya kompresor aktual, Ẇca = 0,13014 kW,
efisiensi kompresor, ηic = 0,85, laju pengeluaran kalor, Qc alo=
0,51574 kW, laju pemasukan kalor, Qca = 0,3856 kW, ΔTh =23,4 0C, ΔTc =
4,4 0C, COP = 2,96. Sedangkan untuk beban pendinginan sebesar 0,784 kW
mempunyai harga laju aliran massa, ṁ = 0,01568 kg/s, daya kompresor
ideal, Ẇcs = 0,65856 kW, daya kompresor aktual, Ẇca = 0,784 kW,
efisiensi kompresor, ηic = 0,84, laju pengeluaran kr, Qc = 3,48096 kW,
laju pemasukan klor, Qe = 2,69696 kW, ΔTh = 39,1 0C, ΔTc = 3 0C, COP
=3,44
Tidak ada komentar:
Posting Komentar