Selasa, 18 November 2014

HUBUNGAN UNJUK KERJA MESIN PENDINGIN INDUSTRI TERHADAP VARIASI BEBAN PENDINGINAN

HUBUNGAN UNJUK KERJA MESIN PENDINGIN INDUSTRI TERHADAP VARIASI BEBAN PENDINGINAN

EFFECT COOLING LOAD OF PERFORMANCES INDUSTRIAL REFRIGERATOR

Created by :
Leng Kim Seng 



SubjectBeban pendinginan
koefisien prestasi
Alt. Subject REFRIGERATION AND REFRIGERATING MACHINERY
KeywordBeban Pendinginan
Koefisien Prestasi

Description:
Sistem pendingin atau teknik refrigerasi merupakan proses pelepasan kalor dari suatu substansi dengan cara penurunan temperatur dan pemindahan panas ke substansi lainnya. Penerapan teknik refrigerasi yang terbanyak adalah refrigerasi industri, yang meliputi pemprosesan, pengawetan makanan, penyerapan kalor dari bahan-bahan kimia, perminyakan, dan industri petrokimia. Selain dari itu, terdapat penggunaan khusus seperti pada industri manufaktur dan konstruksi. Pengujian diawali dengan pengambilan data. Setelah data diperoleh maka selanjutnya diolah dan dihitung untuk mendapatkan laju aliran massa, dan unjuk kerja dari mesin pendingin industri dengan variasi beban pendinginan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa untuk beban pendinginan sebesar 0,13 kW mempunyai harga laju aliran massa , ṁ = 0,00241 kg/s, daya kompresi ideal, Ẇcs = 0,11086 kW, daya kompresor aktual, Ẇca = 0,13014 kW, efisiensi kompresor, ηic = 0,85, laju pengeluaran kalor, Qc alo= 0,51574 kW, laju pemasukan kalor, Qca = 0,3856 kW, ΔTh =23,4 0C, ΔTc = 4,4 0C, COP = 2,96. Sedangkan untuk beban pendinginan sebesar 0,784 kW mempunyai harga laju aliran massa, ṁ = 0,01568 kg/s, daya kompresor ideal, Ẇcs = 0,65856 kW, daya kompresor aktual, Ẇca = 0,784 kW, efisiensi kompresor, ηic = 0,84, laju pengeluaran kr, Qc = 3,48096 kW, laju pemasukan klor, Qe = 2,69696 kW, ΔTh = 39,1 0C, ΔTc = 3 0C, COP =3,44

Tidak ada komentar:

Posting Komentar